Tips Mudah Mengenali Tanda-tanda Makanan Mengadung Formalin, Pewarna Tekstil & Boraks

Perekonomian negara yang semakin susah, mendorong orang agar bisa bertahan hidup (survive). Beberapa di antara bahkan mengahalalkan berbagai cara untuk bisa mendapatkan keuntungan dalam menjalankan bisnis usahanya. Salah satu diantaranya adalah Penggunaan bahan tambahan dalam makanan yang tak semestinya dalam jumlah tertentu, di mana jika dikonsumsi akan berisiko menimbulkan kerusakan organ tubuh. Dalam jangka pendek bisa menimbulkan rasa pusing dan mual, sedangkan jika dikonsumsi dalam jangka panjang efek penumpukannya bisa memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari gangguan konsentrasi,  kerusakan hati hingga berkembangnya sel-sel kanker (cancer). Mengerikan bukan?!

Bahan-bahan tambahan yang sering digunakan dalam makanan adalah formalin (pengawet mayat), boraks (bleng), pewarna rhodamin B dan methanyl yellow (bahan pewarna tekstil). Keempat bahan kimia berbahaya tersebut sering ditemukan dari hasil sampel yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terhadap makanan-makanan yang dijual di pasar-pasar tradisional.

Sayangnya, sebagian masyarakat kita terkadang mengabaikan hal tersebut karena malas untuk mengenali tanda-tandanya sebelum membelinya, karena repot kalau harus mendeteksi kandungannya melalui proses laboratorium. Padahal sebenarnya, tanpa dilakukan uji laboratorium pun, tidak sulit untuk mengetahui apakah makanan tersebut mengandung ke-4 unsur bahan berbahaya tersebut. Berikut ini, tiptipseru.com akan merangkum penjelasan dari Prof. Dr. Iwan Darmansyah, Guru Besar Bidang Farmakologi, Universitas Indonesia, bagaimana cara mudah mengenali tanda-tanda makanan yang mengandung bahan formalin, boraks, atau bahan pewarna tekstil:

Tanda-tanda Makanan berformalin

Daging Ayam : tekstur daging kencang, tak mudah rusak dan tak disukai lalat

Ikan : insang berwarna merah tua, tidak cerah atau bukan merah segar, tidak berbau khas ikan asin, warna daging putih bersih, kenyal dan tak mudah rusak, tidak mudah patah, agak keras serta tidak dihinggapi lalat

Mie Basah : tidak lengket, sangat kenyal, serta tidak mudah rusak dan tahan dalam jangka waktu lama

Tahu : teksturnya yang terlampau keras, kenyal, tapi tidak padat, tidak mudah rusak dalam waktu lama

Bakso : tekstur sangat kenyal, tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar, jika dibelah di dalamnya tampak warna merah tua mencolok tidak wajar

Tanda-tanda Makanan Mengandung Bahan Boraks

Bakso : tekstur sangat kenyal, warna tidak kecokelatan seperti penggunaan daging, tapi lebih cemerlang keputihan

Mie Basah : tidak lengket, sangat kenyal, serta tidak mudah putus

Lontong : rasa getir dan sangat gurih, serta beraroma sangat tajam

Kerupuk : teksturnya sangat lembut dan renyah, bisa menimbulkan rasa getir di lidah

Tanda-tanda Makanan Mengandung Pewarna Rhodamin B dan Methanyl Yellow

Memiliki warna mencolok cerah, mengkilap, warnanya tidak homogen (ada yang menggumpal), ada sedikit rasa pahit jika ditelan dan memunculkan sedikit rasa gatal di tenggorokan saat mengonsumsinya.

Bagaimana? Mudah bukan cara mengenalinya?

About the author

Raneme

View all posts